Sebelum mengenal bakso daging sapi dalam industri massal, masyarakat Kota Lubuklinggau sangat mengenal jenis kuliner favorit berupa model gendum. Di samping hemat biaya dan tenaga, model gendum memiliki ciri khas sendiri untuk menjadi makanan sehat. Gerobak gerobak dorong era 1980an banyak yang menjual model gendum ini dan digemari anak anak sekolah.
Bakso yang pada mulanya dikenal sebagai kuliner yang dijual oleh pedagang pedagang dari Wonogiri dan Solo memiliki ciri khas sehingga memiliki ruang pangsa pasar tersendiri.
Namun, seiring terjadinya akulturasi budaya, panganan model pun mulai beradaptasi dengan model bakso seperti yang banyak dijumpai saat ini. Jika berbicara model maka yang tampak adalah model ikan atau model daging. Hampir tidak bisa dibedakan antara panganan bakso atau model daging karena sama sama memiliki citarasa dan kuah yang hampir sama.
Warung Wak Yi menyajikan kuliner yang masih bertahan dengan model gendum ini di lingkungan Pondok Pesantren Al Furqon Lubuklinggau, yang beralamat di Jalan Sejahtera, RT 002, Kelurahan Tabajemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau. Hanya sedikit tambahan tetelan daging sapi, model sehat ala Wak Yi sangat digemari dan laris. Pesan Wak Yi kalau sudah menghadapi kebulan asap model gendum sajiannya adalah “Jangan lupo kecapnyo!” Satu tagline yang selalu dikenang.
Kini, warung model gendum di Kota Lubuklinggau sudah mulai susah dicari. Hobi pedas masyarakat sedikit beralih ke sajian makanan berat seperti sambal pedas bebek goreng atau ayam goreng. Perlu berkeliling liling kota terlebih dahulu untuk mencari cari model gendum.
Namun, warung model buatan tangan Wak Yi masih digemari di lingkungan Pondok Pesantren Al Furqon Lubuklinggau, terutama masyarakat Kelurahan Tabajemekeh. Masyarakat selalu menunggu nunggu warung model Wak Yi dibuka dan mereka siap antri untuk mendapat sajian yang paling panas dan sedap di lidah. Bagi mereka, sejarah Warung Wak Yi sama tuanya sejarah berdirinya Pondok Pesantren Al Furqon Lubuklinggau yang telah turut menjadikan Kelurahan Tabajemekeh sebagai pusat kota yang ramai.










