Pesantren Al Furqon Lubuklinggau
  • Beranda
  • Berita
    • All
    • Berita Lokal
    • Berita Nasional

    Literasi Siswa Perlu Langkah Pembiasaan

    SMA Al Furqon Lubuklinggau Hadirkan Kamus Cinta

    Dua Kiai yang Masih Satu Nasab pada KRT Nitinegoro

    Beramal Jariyah dengan Menabur Benih

    Pondok Pesantren Al Furqon Lubuklinggau Bersahabat dengan Anak

    Aceh: A City of Ancient Civilization, Full of Charm

    Penguatan SDM Terorganisir di Pondok Pesantren Al Furqon

    Terapkan Edupreneur, Pondok Pesantren Al Furqon Lubuklinggau Unggulkan Tradisi

    Mengapa kita harus mengaji?

    • Berita Lokal
    • Berita Nasional
  • Profil Madrasatul Furqon Lubuklinggau
    • Mengenal Pesantren Al Furqon Lubuklinggau
    • Identitas Media
No Result
View All Result
Pesantren Al Furqon Lubuklinggau
  • Beranda
  • Berita
    • All
    • Berita Lokal
    • Berita Nasional

    Literasi Siswa Perlu Langkah Pembiasaan

    SMA Al Furqon Lubuklinggau Hadirkan Kamus Cinta

    Dua Kiai yang Masih Satu Nasab pada KRT Nitinegoro

    Beramal Jariyah dengan Menabur Benih

    Pondok Pesantren Al Furqon Lubuklinggau Bersahabat dengan Anak

    Aceh: A City of Ancient Civilization, Full of Charm

    Penguatan SDM Terorganisir di Pondok Pesantren Al Furqon

    Terapkan Edupreneur, Pondok Pesantren Al Furqon Lubuklinggau Unggulkan Tradisi

    Mengapa kita harus mengaji?

    • Berita Lokal
    • Berita Nasional
  • Profil Madrasatul Furqon Lubuklinggau
    • Mengenal Pesantren Al Furqon Lubuklinggau
    • Identitas Media
No Result
View All Result
Pesantren Al Furqon Lubuklinggau
No Result
View All Result

Minat Peserta Didik Meningkat, SD Al Furqon Lubuklinggau Atur Strategi Pembelajaran

Jumat 11 Juli 2025 | 250711
in Berita Lokal

Memasuki tahun ajaran baru 2025-2026, Pondok Pesantren Al Furqon Lubuklinggau melalui divisi pendidikan tingkat SD Al Furqon Lubuklinggau mengambil langkah langkah antsipatif-strategis. Setidaknya, ada tiga langkah strategis yang dapat dilakukan oleh Pondok Pesantren Al Furqon Lubuklinggau. Langkah langkah tersebut adalah dengan meningkatkan mutu rombel, mengaktifkan kegiatan belajar 24 jam, dan melakukan kerjasama dengan Perguruan Tinggi.

Konsep Belajar Mengajar

Dengan meningkatkan mutu rombongan belajar atau disingkat rombel berarti kegiatan pembelajaran peserta didik di lingkungan Pondok Pesantren Al Furqon Lubuklinggau akan meninggalkan pola lama yang hanya berkonsentrasi di dalam gedung kelas. Masing masing rombongan belajar terdiri dari lima orang atau tujuh orang peserta didik yang akan dipandu oleh seorang guru atau lebih sehingga pola pembelajaran ini akan memacu daya kreatif setiap peserta didik secara lebih intensif dan terarah. Melalui pola ini, masing masing Tujuan Pembelajaran, Alur Pembelajaran, dan Capaian Pembelajaran akan dipraktikkan secara langsung oleh peserta didik. Dengan demikian, pola pembelajaran dengan hanya mengandalkan metode ceramah dari guru sudah dipandang tidak efektif lagi. Mengingat arus pengetahuan yang begitu deras saat ini. Jadi, peserta didik akan lebih banyak menyerap ilmu dan pengetahuan dengan cara mempraktikkannya.

Dengan mengaktifkan kegiatan dengan sistem belajar 24 jam, Pondok Pesantren Al Furqon Lubuklinggau mengaktifkan fungsi organisasi pesantren. Dengan kata lain, proses pendidikan dan pembelajaran akan dilaksanakan oleh organisasi yang melibatkan guru dan peserta didik secara intensif. Ada kegiatan bimbingan belajar di luar jam resmi sekolah dengan melibatkan banyak stakeholder. Hal ini sangat berguna bagi peserta didik untuk lebih intensif dengan gurunya, terutama dari ekses negatif game online akut yang sedang melanda generasi emas Indonesia.

Langkah selanjutnya adalah melakukan kerjasama dengan Perguruan Tinggi yang ada di Kota Lubuklinggau. Posisi strategis Pondok Pesantren Al Furqon Lubuklinggau yang berada di tengah Kota Lubuklinggau sangat potensial bagi perguruan tinggi untuk menitipkan program program mengajar bagi mahasiswa yang menekuni bidang pendidikan. Para mahasiswa tersebut dapat mempraktikkan ilmu dan metode mereka selama menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi.

Pesantren Tetap Diminati

Minat masyarakat pada sistem pendidikan pesantren dari tahun ke tahun terus meningkat tajam. Indikasi banyaknya sekolah yang tutup karena kekurangan murid sudah menjadi fenomena umum di Indonesia. Beberapa madrasah di Pulau Jawa bahkan sudah membuka asrama tempat tinggal seperti umumnya pesantren. Begitu pula, perguruan perguruan tinggi seperti UIN dan IAIN sudah pula mendirikan ma’had atau asrama pesantren.

Melihat fenomena ini, Pondok Pesantren Al Furqon Lubuklinggau perlu berbenah diri dengan memanfaatkan dan memaksimalkan sumbedaya yang ada. Meskipun, dipandang sebagai kekurangan, namun kekurangan itu justru menjadi potensial ketika dilakukan dan diatur dengan strategi yang tepat.

Tags: Kota LubuklinggauTabajemekeh
Previous Post

Lingkuan: Warisan Budaya Takbenda Sumatera Selatan

Next Post

Betangas, Tradisi Pingit Berbalut Rempah

Next Post

Betangas, Tradisi Pingit Berbalut Rempah

Penerbit Madrasatul Furqon

Pesantren Al Furqon Lubuklinggau

© 2025 Pesantren Al Furqon Lubuklinggau - Tim IT

Navigasi Situs

  • • Kebijakan Privasi
  • • Pedoman Siber

Ikuti Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Nasional
  • Profil Madrasatul Furqon Lubuklinggau
    • Mengenal Pesantren Al Furqon Lubuklinggau
    • Identitas Media

© 2025 Pesantren Al Furqon Lubuklinggau - Tim IT